Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Glider Content

Hitman

Duisorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, ...
Hitman

Gears of war

Quisque orem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ...
Gears of war

Video

FEATLIST

About Me

TABDIV

Random

PPD

Posted by neocear On Rabu, 08 Desember 2010 0 komentar

1. Pertumbuhan = perubahan alamiah secara kuantitatif pada segi fisik dan menunjukkan suatu fungsi tertentu yang baru (yang tadinya belum tampak).
Perkembangan = perubahan individu menuju tingkat kedewasaan yang berlangsung secara sistematis, progresif dan berkesinambungan baik fisik maupun psikis.

A. Faktor Dalam
* Ras/etnik atau bangsa
* Keluarga : kecenderungan postur tubuh tinggi, pendek, gemuk atau kurus
* Umur : Kecepatan pertumbuhan yang pesat adalah masa prenatal, tahun pertama kehidupan dan masa remaja.
* Jenis kelamin : fungsi reproduksi pada anak perempuan berkembang lebih cepat daripada laki-laki.. Tetapi setelah melewati masa pubertas, pertumbuhan anak laki-laki akan lebih cepat
* Genetik : adalah bawaan anak yaitu potensi anak yang akan menjadi ciri khasnya. Ada beberapa kelainan genetik yang berpengaruh pada tumbuh kembang anak seperti kerdil.
* Kelainan kromosom : Kelainan kromosom umumnya disertai dengan kegagalan pertumbuhanseperti pada sindroma Down's dan sindroma Turner's.

B. Faktor Luar
* Faktor prenatal (Gizi: Nutrisi ibu hamil terutama dalam trisemester akhir kehamilan akan mempengaruhi pertumbuhan janin) (Toksi/zat kimia :beberapa obat-obatan dapat menyebabkan kelainan kongenital).
* Faktor Persalinan k(omplikasi persalinan pada bayi seperti trauma kepala, asfiksia dapat menyebabkan keruskaan jaringan otak)
* Psikologis (hubungan anak dengan orang sekitarnya).
* Sosio-Ekonomi (kekurangan makanan, kesehatan lingkungan yang jelek dan ketidaktahuan).


3. Kenakalan Remaja : merupakan perbuatan pelanggaran norma-norma baik norma hukum maupun norma sosial. Faktor yang mempengeruhinya :
- kurangnya kasih sayang orang tua.
- kurangnya pengawasan dari orang tua.
- pergaulan dengan teman yang tidak sebaya.
- peran dari perkembangan iptek yang berdampak negatif.
- tidak adanya bimbingan kepribadian dari sekolah.
- dasar-dasar agama yang kurang
- tidak adanya media penyalur bakat dan hobinya
- kebasan yang berlebihan
- masalah yang dipendam


4. Masa Pranatal
1. Tahap Germinal
2. Tahap Embrio
3. Tahap Janin


5. Tipologi Physis
1. Hipocrates – Galenus
- Sangui (darah) ”Sanguinis” :ekspansif, lincah, riang, tidak mudah putus asa, murah senyum dll . Filosofi api : panas
- Flegma(lympha) ”Flegmatis” : plastis, tenang, dingin, sabar, tidak mudah terpengaruh dll. Filosofi udara : dingin
- Choleri (empedu kuning)” Choleris” : garang, lekas marah, mudah tersinggung, pendendam, serius dll. Filosofi tanah :kering
- Melanchole (empedu hitam) “melancholis”: Kaku, muram penakut, pesimis dll. Filosofi air : basah.


6. ANNA FREUD : EGO SEBAGAI PARTNER
teori kepribadian Anna Freud: pendekatannya pada pemahaman perkembangan anak dan perluasannya dari mekanisme pertahanan diri. 10 mekanisme pertahanan diri: regresi, represi, formasi reaksi, isolasi, undoing/ kehancuran, proyeksi, introyeksi, turning against the self (melawan diri sendiri), reversal (pemutarbalikan fakta), dan sublimasi atau pengalihan (displacement).

ERIK H. ERIKSON : EGO KREATIF
ego merupakan “akar dalam organisasi sosial”.
menggambarkan bahwa ego memiliki kreativitas yang berkualitas. Ego tidak hanya berusaha untuk beradapatasi dengan lingkungan, tetapi juga menemukan solusi kreatif setiap menemukan masalah baru yang menimpanya. Kontribusi terbesar dari Erikson adalah argumennya yang menyatakan bahwa sifat alamiah ego ditentukan tidak hanya oleh kekuatan-kekuatan yang berasal dari dalam (inner forces), tetapi pengaruh sosial dan budaya.

0 komentar:

Posting Komentar